Showing posts with label pasar. Show all posts
Showing posts with label pasar. Show all posts

Sunday, September 14, 2014

Pasar Gg. Baru Semarang

Gang Baru adalah sebuah jalan kecil di daerah Pecinan Semarang. Gang Baru membentang antara Gang Cilik dan Jl. Wot Gandul. Setiap pagi sampai siang Gang ini adalah sebuah pasar tradisional dengan segala hiruk pikuknya.

Pasar ini dikenal menyediakan bahan masakan yang berkualitas bagus.

Gang Baru, dengan pasar tradisionalnya di pagi hari. Payung dengan tiang bambu dan tenda dengan penyangga bambu juga didirikan sebagai peneduh tempat berjualan.
Buku ukuran A3, brushpen dan water color.

Tuesday, December 22, 2009

Indonesia's Sketchers @ Surakarta

Indonesia’s Sketchers @ Surakarta Hadiningrat

Dec 22nd 2009.

Journal

Menutup tahun 2009, Eve mengajak saya untuk sketching di Surakarta.

Yah, kebetulan juga pas liburan akhir tahun, dan Natal bagi Eve, Selamat hari raya ya!

Awalnya hanya saya dan adik saya (reza, 8th) yang hadir dan bersketsa, kemudian datang Eve bersama adiknya, dan kemudian mas Doni yang datang dari Jogja ikut bersketsa bersama di pasar windujenar ini.

Perkembangan pasar windujenar ini sendiri cukup unik seiring perkembangan jaman. Kondisi yang kami tangkap melalui sketsa kali ini adalah kondisi pasar yang baru saja dipugar dengan bentuk yang lebih modern dan nyaman. Dengan tentunya sesuai dengan estetika lingkungan yang ada. Sayangnya karena terhitung pasar yang baru, pembentukan karakter kiosnya masih belum terasa kental.

Pasar barang antik yang berlokasi di pusat kota surakarta ini sempat berganti nama menjadi pasar Triwindu pada jaman colonial, dan kemudian namanya dirubah kembali menjadi pasar Windujenar dengan bentuk fisik bangunan yang baru.

Meskipun secara fisik pasar barang antic tradisionalnya berubah menjadi pasar modern, pola komunikasi antara pedagang dan pembeli di sini masih cukup tradisional, dengan tawar menawar, dan bahkan anda bias melakukan barter disini.

Teristimewa dari pasar Windujenar sekarang ini adalah adanya public space yang cukup luas dan cantik untuk masyarakat Surakarta.




ada beberapa anak dari pedagang barang antik di pasar windujenar yang ikut nimbrung, hingga akhirnya saya beri mereka kertas dan pensil untuk ikut menggambar.