Friday, December 5, 2014

Diskusi Membongkar Mitos Keperawanan POLRI



Peserta bertanya pada Kombes Polwan Sri
Diskusi Membongkar Mitos Keperawanan di Bakoel Coffee, Cikini, Jakarta Pusat, 16.00-18.00. Diskusi diadakan Bi-monthly Thematic Discussion (BITES). Pada diskusi ini, Kombes Polisi Sri Rumiati, dr. Ramona, Andreas Harsono, Firliana Purwanti hadir dan bicara. Diskusi ini bagian dari mempersoalkan tes keperawanan yang terjadi di institusi POLRI.

Saya hadir dan bikin beberapa sketsa. Berikut 3 dari sekian sketsa selama diskusi.

Yang menarik, Polwan Sri beri testimoni dan pengalaman bagaimana pada tahun 1984, saat ia kena wajib militer dan harus ikuti tes dua jari. Ia lalu berdinas sebagai Polisi Wanita. Sri bilang, yang penting calon polwan harus baik stamina dan mentalnya, bukan keperawanannya. Karena dia harus menolong orang tanpa pamrih. Selama ini polwan hanya dianggap mampu mengerjakan pekerjaan kantor dan tugas di luar kantor hanya dilakukan polisi laki-laki. Patriarkhis, lanjutnya. Padahal, ia pengin polwan ditugaskan misalnya di daerah konflik sebab banyak korban perempuan dan anak. Polwan Sri satu-satunya polwan yang ditugaskan di daerah konflik (Aceh). "Mungkin karena saya terlalu vokal, dan "dibuang," padahal kita tidak pernah tahu juga kapan dan dimana kematian akan datang, kan, " ceritanya.

Sebab Polwan Sri datang hadiri diskusi ini, ada utusan mabes Polri memantau. Seorang Jenderal do mabes Polri keberatan ada anggotanya bicara tes keperawanan.

Tuesday, December 2, 2014

The Urban Sketching Handbook

Jika kita suka menggambar, melukis, membuat sketsa ... maka kita suka membeli alat alat gambar. Namun alat gambar saja rasanya tidak cukup, saya memerlukan buku disamping browsing internet menikmati sketsa & lukisan dan juga sekaligus belajar serta menambah wawasan. Minggu ini saya membeli satu buku yang sangat menarik yaitu The Urban Sketching Handbook - Architecture and cityscape Tips and Techniques for Drawing on Location karangan Gabriel Campanario.

The Urban Sketching Handbook, di toko Buku Gramedia

The Urban Sketching Handbook, diantara buku says yang lain.

Thursday, November 27, 2014

Sketching SKETSA

SKETCHING SKETSA BAND
@ iCAN STUDIO, JAKARTA


We were invited to hang out and sketch them in a performance at an independent studio around Jalan Senopati area, South Jakarta. We didn't know what to expect although I did have a technical meeting the previous day. I just relied on a feeling that if somebody like Barry Likumahuwa wants to promote these guys, then they should be either really good or fantastic. SO we agreed, we posted this poster (above) on our Facebook wall and waited to see how many sketchers would show up to participate. 6, included me showed up.

What we didn't expected was that the experience of sketching a band playing while having full access to wherever spot we want to be during the event, was GREEEAT!

The band was really energetic, very entertaining and provided no barrier between them and the audience which was made up of friends, fans and fellow musicians. The music of Sketsa band drove us quite wild that 6 sketchers produced around 30 drawings in about 3 hours time. Later on we wanted to show the result to the audience and the band, see if they like and if lucky, but them. And they did like the sketches and bought them!! So, only few of them survived back to their sketchers. Here they are in a collage form (I did some photoshopping on them to one page, so these are not their original views). We're sorry that we can only share you the leftovers.



We're looking forward to collaborate again soon!

Thanks much to  #barrylikumahuwa , #adindashalahita, #icanstudiolive, #sketsaband. And to my fellow sketchers: #mogrifachruddin, #dukunsketsa, #setoparamaartho, #yanuarikhsan & #vian.

Donald Saluling

Saturday, September 20, 2014

Figure sketches

Beberapa sketsa figur yang saya buat beberapa waktu kemaren ... ada Bapak, keponakan dan teman.

Aku punya Bapak

Aku punya keponakan

Aku punya kawan

Aku punya gambar :)

Sunday, September 14, 2014

Pasar Gg. Baru Semarang

Gang Baru adalah sebuah jalan kecil di daerah Pecinan Semarang. Gang Baru membentang antara Gang Cilik dan Jl. Wot Gandul. Setiap pagi sampai siang Gang ini adalah sebuah pasar tradisional dengan segala hiruk pikuknya.

Pasar ini dikenal menyediakan bahan masakan yang berkualitas bagus.

Gang Baru, dengan pasar tradisionalnya di pagi hari. Payung dengan tiang bambu dan tenda dengan penyangga bambu juga didirikan sebagai peneduh tempat berjualan.
Buku ukuran A3, brushpen dan water color.

Monday, August 4, 2014

Candi kuno di lereng Gn. Lawu

Berada Kabupaten Karanganyar, Dua candi Hindu dibangun di lereng Gunung Lawu, yaitu Candi Sukuh dan Candi Ceto pada sekitar abad ke 15.

Candi sukuh berada pada ketinggian 1186 m diatas permukaan laut sedangkan Candi Ceto berda pada ketinggian 1496 m di atas permukaan laut.

Baru pertama berkunjung ke Candi Sukuh sedangkan Candi Ceto ini kunjungan saya yang ke dua. Jalan menuju Candi Ceto menanjak sangat tajam dan juga berkelok dengan beberapa tikungan patah.





Candi Ceto

Candi Ceto

Candi Sukuh 

Friday, June 27, 2014

Patung Selamat Datang

Patung Selamat Datang Citra Indah yang merupakan penggambaran keluarga bahagia tengah bercengkerama yang tampaknya di jadikan icon dan ciri khas perumahan yang mengedepankan konsep keluarga/ family

Media A5 Sketchbook, KOI water Colour, aquarel Faber Castell, dan Drawing Pen