Sunday, September 14, 2014

Pasar Gg. Baru Semarang

Gang Baru adalah sebuah jalan kecil di daerah Pecinan Semarang. Gang Baru membentang antara Gang Cilik dan Jl. Wot Gandul. Setiap pagi sampai siang Gang ini adalah sebuah pasar tradisional dengan segala hiruk pikuknya.

Pasar ini dikenal menyediakan bahan masakan yang berkualitas bagus.

Gang Baru, dengan pasar tradisionalnya di pagi hari. Payung dengan tiang bambu dan tenda dengan penyangga bambu juga didirikan sebagai peneduh tempat berjualan.
Buku ukuran A3, brushpen dan water color.

Monday, August 4, 2014

Candi kuno di lereng Gn. Lawu

Berada Kabupaten Karanganyar, Dua candi Hindu dibangun di lereng Gunung Lawu, yaitu Candi Sukuh dan Candi Ceto pada sekitar abad ke 15.

Candi sukuh berada pada ketinggian 1186 m diatas permukaan laut sedangkan Candi Ceto berda pada ketinggian 1496 m di atas permukaan laut.

Baru pertama berkunjung ke Candi Sukuh sedangkan Candi Ceto ini kunjungan saya yang ke dua. Jalan menuju Candi Ceto menanjak sangat tajam dan juga berkelok dengan beberapa tikungan patah.





Candi Ceto

Candi Ceto

Candi Sukuh 

Friday, June 27, 2014

Patung Selamat Datang

Patung Selamat Datang Citra Indah yang merupakan penggambaran keluarga bahagia tengah bercengkerama yang tampaknya di jadikan icon dan ciri khas perumahan yang mengedepankan konsep keluarga/ family

Media A5 Sketchbook, KOI water Colour, aquarel Faber Castell, dan Drawing Pen




Wednesday, May 7, 2014

Labuhan Meringgai, Lampung

Labuhan Maringgai
a humble but busy fisherman village

It's located east of Sumatera Island, 3 hours drive from Port Bakaheuni, Lampung. The main population are fishermen, merchants and farmers (yes, it's not too far away from paddy rice fields and other similar crops). Also notable here are the numerous numbers of swiftlet houses.
 
A monsoon period is where the sea at its baddest temper state. Many fishermen preferred to stay grounded than to confront the sea.

Some of them were busy fixing the nets. The whole family helped.

I was here for work so I didn't exactly invest enough time to wander around and draw more things that interesting to me. Maybe sometime soon, I'll be back there and enjoy more relaxing and full time sketching party.

Thursday, April 24, 2014

PENANG - MALAKA - SINGAPURA



















JOGSKETCHS





bersama rekan rekan sketser Jogya, ada Erick, Upie, Adji, Hendra, Sigit dan mas Nashir dari jakarta 
siang itu kami masuk ke pasar Legi di Kota Gede Yogyakarta.
mencoba merekam aktivitas didalam pasar.
menarik sekali menangkap obyek2 didalam pasar, berbagai bentuk barang sangat menarik perhatian untuk di sketsa.
hingga shampir sore saya dan rekan2 menghabiskan waktu didalam pasar legi..


becak motor jogya





Penjual Dawet Jepara depan pasar Legi




 istirahat setelah bekerja




 transaksi



Bu Yati penjual kelapa parut



 
pedagang gerabah di sudut belakang pasar legi





Lik Sarti pedagang buah menunggu pembeli





Tuesday, April 1, 2014

PENUMPANG KERETAPI KELAS EKONOMI


Penumpang Kereta Ekonomi merupakan judul untuk beberapa sketsa yang saya buat selama perjalanan saya menggunakan kereta api kelas ekonomi. Ada kenikmatan tersendiri saat menggunakan jasa kereta ini, terutama pemandangan yang menyenangkan untuk digambar meski kadang mengharukan sekaligus menyebalkan...
Sibuk dengan kegiatan dan fikiran masing2.
Pak Tua yang duduk di depan saya, datang langsung ersandar dan terus mendengkur... Merdeka sekali!

Mie rebus, sepertinya menu ini menjadi makanan favorit bagi sebagian penumpang
saat udara malam mulai dingin menggigit.

Momen menarik, sayang untuk dilewatkan!

Bapak disebelah kanan ini menempati 2 jatah kursi penumpang (2 tiket tempat duduk) untuk bisa tidur dengan posisi seperti ini.Mungkin ini salah satu tidur yg cukup 'mewah' bagi penumpang kelas ekonomi saat penumpang berjubel.

Saya tidak tahu persis, jaket yang menutup mukanya ini benar-benar sebagai penutup muka dari cahaya atau dia memang sudah sadar kalau saya sudah mengincarnya sebagai obyek sketsa? Karena sebelumnya saya sudah mensketsnya sebelum jaket itu menutupi mukanya...

2 in 1, dua bangku untuk 1 orang penumpang. Ini dimungkinkan saat kereta kosong...

Saat kantuk menyerang, sepertinya nilai-nilai kesopanan sudah diabaikan. Ini yg terjadi...
Masing-masing sibuk mencari posisi terbaik untuk bisa memejamkan mata, meski barang sejenak...

Cara tidur yang praktis dan hanya membutuhkan sebuah tas bawaan
sebagai tempat menyembunyikan mata dari cahaya atau wajah dari incaran sketchers... (?)

Dalam lelapnya mereka -kaum urban- berharap, tanah tujuan esok
mampu memberikan harapan yang lebih baik bagi penghidupan mereka kelak.
Kereta meluncur dari Semarang menuju Jakarta.

Bagi mereka yang enggan menyewa bantal, harus rela tidur berbantalkan sandaran tangan atau tetap tidur sambil duduk...


Sleeping Beauty; dua cara jitu untuk bisa tidur tanpa mengganggu penumpang lain...
Salah satu foto saat pengambilan sketsa...

Romantika Perjalanan.
Sekilas dua sosok ini nampak seperti pasangan hidup yang sedang berbagi cerita. Sebenarnya mereka adalah 2 penumpang yang tidak saling mengenal dan menaiki kereta di dua stasiun yang berbeda. Pemuda ini naik dari stasiun yang sama dengan saya, sedang yang perempuan bersama seorang balita - anak sang majikan- naik dari stasiun Cirebon. Mereka segera akrab dan berbincang, bahkan sang pemuda rela menyediakan pangkuannya untuk kaki sang anak majikan.....

Salah satu foto saat pengambilan sketsa....

Media: sketchbook, Kenko Hi-Tech-H dan Cotman Watercolor