Tuesday, October 1, 2013

Makan Makan : Roti Gempol


Kali ini menjajal Bandung, tapi ngga sendirian. Pasukan blusukan ini berisi Saya, Kiswinar, dan geng ilustrasi Kancata (http://kancata.com/) ada Dicky, Buyung, Arthur. Karena berangkat dalam keadaan yang sangat pagi (buat kita ini terlalu pagi) sehingga kita harus sarapan nanti setelah tiba di Bandung. Singkat cerita sesampainya di Bandung mendaratlah 5 lelaki kalap ini di sebuah kedai kecil tapi ngga begitu sempit, cuma memang kondisinya ramai, namanya ROTI GEMPOL.

ROTI GEMPOL

Waktu sampai saya langsung pesan menu roti bakar komplit (telur, daging, keju) dengan roti gandum (ada 2 pilihan satu lagi roti putih). Pikir saya roti ini sih bakalan biasa aja rasanya. untuk porsi saya pesan yang rirungan yaitu porsi untuk keroyokan / rame-rame tp saya rasa ini justru porsi rukun antara saya dan Dicky disajikan 4x lebih besar daripada porsi perorangan dipisah dalam 2 piring, karena memang piringnya ngga cukup. 

1 porsi roti gandum koplit rirungan ini diboyong Rp 48.000,- ajaibnya roti ini memang ngga seperti roti biasanya, roti ini lebih terasa lebih kenyang, mungkin karena pengembangnya tidak banyak digunakan. Karena kesombongan saya dan Dicky ternyata 1/2 porsi ini harus kita bungkus, karena perut sudah sangat terisi.

Kedai ini awalnya dibuka ditahun 1958, di Salatiga sebagai penjual roti tawar dan roti manis. Baru sejak 2010 kedai ini dibuka di Bandung. Sejarah ini diceritakan oleh penjaga toko itu sendiri ke Dicky, saya sih nguping aja.

Kedai ini terletak di Jl Gempol Wetan no. 14. Salah satu kedai asik juga untuk nongkrong, selain tersedia makanan/minuman murah, ngga bosen deh liatin gadis-gadis bandung sliweran udah kayak fashionshow !

Pokoknya Rekomendasi lah buat laki-laki.....perempuan juga sih haha.

@agapratama
NP

1 comment:

subastian said...

salam kenal mas, karya yang bagus.... mas kalau boleh tau ni pakai cat apa ya? halus benar pewarnaannya. trims mas, jika berkenan boleh di jawab di agusspohan@gmail.com